Hijaukan Rumah Kita...
![]() |
| pekarang di balik jendela kamar Fikri |
![]() |
| tanaman yang digantung depan rumah |
Pelaksanaan
Kami sekeluarga kecil mengikuti pengajian rutin bulanan di Masjid UI. hehehe tau kan siapa? Iyap, Ust. Bendri Jaisyurrahman. Semenjak akan berangka ke Masjid UI, Fikri terus mengingatkan bahwa kami akan membeli pupuk dan bahan-bahan lain untuk proyek kedua kami ini.
Setelah pengajian, kami pun langsung membeli pupuk dan kawat untuk menggantung pot. Sedangkan untuk tanamannya sendiri, kami mengambil dari anakan pohon-pohon yang sudah ada di rumah kami. Begitupun dengan cabai dan tomatnya, kami ambil dari anak pohon cabe dan tomat yang bijinya sempat kami sebar sembarangan di halaman belakang. Ya, proyek kami ini memang lebih spesifiknya adalah merapikan dan merawat dengan maksimal pohon-pohon yang sudah ada.
Untuk potnya, alhamdulillah juga masih ada stok di rumah. hehehe
Berhubung hari akan memasuki zuhur, kamipun baru melakukan cocok tanam ini sekitar jam dua siang selepas solat, makan dan istirahat.
Dimulai dengan abi yang mengaitkan kawat di pot untuk digantung. Kamipun memasukkan pupuknya. Fikri membantu memasukkan pupuk-pupuk itu, dan menaruh biji cabai juga. Saya memindahkan pohon tomat dan cabai yang baru tumbuh ke pot-pot yang kami sediakan, Fikri pun tak kuasa ingin melakukannya!! 😍
Setelah selesai dimasukkan dan disiapkan, mulailah menatanya. Salah satu fokus kami adalah menggantung pohon hijau di belakang, di dekat jendela kamar Fikri agar lebih segar dan adeemmm.
Seperti saya duga, anak ini sangat menyukai alam dan yang berbau natural-natural seperti ini. Apalagi ditambah dengan maen air alias menyemprot-nyemprotkan tanaman-tanaman tersebut. 😆
Waktu kami mengerjakan proyek ini, hari sedang mendung disertai sedikit gerimis. Yaa tidak dipungkiri hal tersebut membuat kami menjadi terburu-buru dan kurang menikmati. Menurut analisa saya sih ini. hehehe. Dan kita akan melakukan Mastermind nya besok yaaa...
Setelah pengajian, kami pun langsung membeli pupuk dan kawat untuk menggantung pot. Sedangkan untuk tanamannya sendiri, kami mengambil dari anakan pohon-pohon yang sudah ada di rumah kami. Begitupun dengan cabai dan tomatnya, kami ambil dari anak pohon cabe dan tomat yang bijinya sempat kami sebar sembarangan di halaman belakang. Ya, proyek kami ini memang lebih spesifiknya adalah merapikan dan merawat dengan maksimal pohon-pohon yang sudah ada.
Untuk potnya, alhamdulillah juga masih ada stok di rumah. hehehe
![]() |
| ada benih cabai nih di dalam tanah berpupuk :) |
Dimulai dengan abi yang mengaitkan kawat di pot untuk digantung. Kamipun memasukkan pupuknya. Fikri membantu memasukkan pupuk-pupuk itu, dan menaruh biji cabai juga. Saya memindahkan pohon tomat dan cabai yang baru tumbuh ke pot-pot yang kami sediakan, Fikri pun tak kuasa ingin melakukannya!! 😍
Setelah selesai dimasukkan dan disiapkan, mulailah menatanya. Salah satu fokus kami adalah menggantung pohon hijau di belakang, di dekat jendela kamar Fikri agar lebih segar dan adeemmm.
Seperti saya duga, anak ini sangat menyukai alam dan yang berbau natural-natural seperti ini. Apalagi ditambah dengan maen air alias menyemprot-nyemprotkan tanaman-tanaman tersebut. 😆
Waktu kami mengerjakan proyek ini, hari sedang mendung disertai sedikit gerimis. Yaa tidak dipungkiri hal tersebut membuat kami menjadi terburu-buru dan kurang menikmati. Menurut analisa saya sih ini. hehehe. Dan kita akan melakukan Mastermind nya besok yaaa...



Komentar
Posting Komentar